SEMUT?!. Ya, siapa sech yang tak kenal dengan salah satu jenis serangga ini. Hewan kecil merupakan serangga eusosial yang berasal dari keluarga Formisidae, dan semut termasuk dalam ordo Himenoptera bersama dengan lebah dan tawon. Siapa yang mengira kalau hewan kecil ini memiliki banyak kelompok. Bagaimana tidak, semut setiap kali bertelur mereka menelurkan ribuan calon semut yang meskipun besar kemungkinan tidak dapat menjadi semut karena ulah kita (manusia, red).Hewan kecil ini terbagi lebih dari 12ooo kelompok. Mereka merupakan koloni yang memiliki sarang yang banyak dan teratur. Mereka juga memiliki banyak jenis dan telah menguasai hampir seluruh wilayah bumi (..wah.. banyaknya..!!) kecuali Islandia, Greenland, dan Hawaii.Berdasarkan fakta tersebut, sudah terbukti bahwa semut itu hebat.
Manusia adalah salah satu raksasa bagi mereka dan mereka anggap sangat kejam. Mengapa demikian karena kita (manusia, red) sering membunuh mereka, mengancurkan sarang mereka, dan membunuh generasi penerus mereka hanya salah satu dari mereka(semut, red) menggigit kita. Sungguh kejam. Padahal mereka melakukan itu karena mereka ingin melindungi diri dan membalas rasa sakit yang mereka rasakan karena terkadang tanpa tersadar kita telah menyakitinya. Namun semut sangat kuat, meskipun sudah terinjak (asalkan anggota tubuh tidak hilang dan tubuhnya tidak hancur), mereka dengan cepat pulih dan berjalan lagi (ya, meskipun mungkin masih sempoyongan). Mungkin luka mereka tidak parah oleh karena itu mereka cepat pulih. Namun menurut saya, mereka kuat.
Selain itu juga, rasa kekeluargaan dan persahabtan mereka pun sangat erat dan kuat. Kenapa dikatakan demikian!?. Pertama, ketika satu semut menemukan satu sumber makanan bagi mereka, mereka selalu berbagi. Ia mengajak semut-semut yang lain untuk menikmatinya. Kalian percaya?!. Coba kalian amati, tidak ada semut yang sendirian di dalam setoples gula. Pasti dalam toples itu terdapat banyak semut. Kedua, ketika seekor semut tidak dapat membawa makanan yang ia temukan menuju sarangnya, semut yang lain siap membantu untuk membawa makanan itu ke sarangnya. Ketiga, saat bertemu dijalan mereka salu berhenti dan saling berhadapan. Entah apa yang mereka katakan tapi kalau menurut saya kemungkinan mereka saling menyapa atau mengucapkan salam atau juga berjabat tangan.
Sebenarnya dari sekian banyak populasi hewan di dunia ini khususnya semut. Ada beberapa hal baik yang dapat kita contoh. Tiada salahnya kita meniru hal yang baik demi kebaikan meskipun dari hewan. Jangan pandang hewannya. Jangan pula gengsi untuk meniru suatu yang baik hanya karena itu berasal dari hewan. Tapi pandanglah apa yang hewan itu kerjakan, apa yang mereka lakukan untuk seluruh anggota populasinya, dan bagaimana cara mereka bermasyarakat.
Monolog : Wuih... hebat!!! Semut aja bisa bahu-membahu.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar